Kamis, Desember 31, 2009

Ketajaman Mata Kurang Karena Tepung

Makan roti terlalu banyak, menurut peneliti, bisa mempengaruhi penglihatan anak ketika ia tumbuh dewasa. Ini dipengaruhi oleh jumlah insulin yang meningkat ketika proses pencernaan terjadi.

Para peneliti menemukan bahwa anak yang terlalu banyak makan roti mungkin mengalami masalah penglihatan. Ini karena kandungan tepung dalam roti dan sereal meningkatkan tingkat insulin selama proses pencernaan, kata peneliti.

Hal ini bisa mempengaruhi perkembangan bola mata, membuatnya menjadi tidak normal dalam masalah ukuran panjang dan menyebabkan daya penglihatan yang kurang.

Pencernaan yang cepat terhadap tepung memaksa pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin yang menyebabkan kendurnya ikatan protein yang selanjutnya memperburuk perkembangan bolamata.

Dengan teori ini, maka bisa menjelaskan mengapa terjadinya peningkatan mata miopi di negara berkembang selama 200 tahun terakhir ini.

Menurut laporan New Scientist penelitian ini dilakukan oleh kelompok gabungan dari Universitas Negeri Colorado dan Universitas Sydney. Sudah ada bukti-bukti yang memperkuat teori ini. Misalnya, hanya sedikit atau kurang dari satu persen penduduk Inuit dan Pacifik yang menderita miopi di awal abad lalu yang kini angkanya meningkat sampai 50%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar